-->

Wednesday, February 27, 2019

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia
Pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dimulai sejak terbentuknya zigot yang terbentuk dari peleburan sel sperma dan ovum, kemudian tumbuh menjadi embrio. Embrio selanjutnya akan mengalami pertumbuhan di dalam rahim ibu dan kemudian akan lahir menjadi bayi. Bayi akan terus mengalami pertumbuhan menjadi anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Tahapan proses pertumbuhan dan perkembangan manusia meliputi dua fase utama, yaitu fase perkembangan embrionik dan perkembangan pascaembrionik.
1. Perkembangan embrionik
Perkembangan embrionik terjadi sebelum kelahiran, sehingga disebut juga dengan masa prenatal. Perkembangan embrionik dimulai dari proses peleburan sel telur dengan sel sperma yang membentuk zigot. Zigot akan berkembang menjadi embrio dan selanjutnya menjadi janin.
Manusia Berkembang
Berikut perkembangan janin di dalam rahim kurang lebih selama 9 bilan 10hari.

A. Bulan pertama
1) Jantung, otak, dan paru-paru mulai terbentuk.
2) Hati dan telinga baru mulai nampak
3) Terbentuk mata embrio yang ada pada kepala berupa titik gelap.
4) Lengan dan kaki mulai berkembang

B. Bulan kedua
1) Lengan kaki terbentuk dan jari-jari mulai tumbuh.
2) Tumbuh kelopak mata, bibir, dan hidung.

C. Bulan ketiga
1) Embrio telah memiliki kelengkapan tubuh sehingga disebut dengan fetus atau janin.
2) Fetus dapat menggerakkan tubuh, tetapi belum dapat dirasakan ibu.

D. Bulan keempat
Bulan keempat, fetus aktif bergerak sehingga ibu dapat merasakannya.

E. Bulan kelima sampai kesembilan
1) Terjadi pertumbuhan pada seluruh organ tubuh.
2) Pada bulan keenam bayi membalikkan kepalanya ke bawah siap untuk kelahiran.
3) Setelah usia 9 bulan 10 hari bayi siap dilahirkan.

2. Perkembangan pascaembrionik
Pada manusia, perkembangan pascaembrionik dimulai dari masa bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan manula.

A. Masa bayi
Bayi yang baru lahir mengalami periode neonatal yang berlangsung selama 4 minggu. Pada periode ini bayi menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rahim. Bayi mulai menyusu, dan organ-organ seperti jantung, paru-paru, serta alat ekskresi mulai berfungsi dengan baik. Pada masa bayi, terjadi pertumbuhan yang sangat cepat, baik perkembangan motorik maupun perkembangan indra.

B. Masa balita dan masa anak-anak
Masa balita adalah masa perkembangan bayi hingga mencapai usia lima tahun. Pada masa ini balita berlatih berjalan, berbicara, dan mengendalikan fungsi organ tubuh lain, seperti tangan dan kepala. Pada masa ini terjadi perkembangan organ-organ bayi menuju kematangan. Organ-organ tersebut akan semakin matang pada saat telah mencapai masa anak-anak kecuali organ reproduksi.

C. Masa remaja
Masa remaja biasa terjadi pada umur 12-16 tahun. Masa remaja disebut juga dengan masa pubertas, yaitu masa dimana organ reproduksi mengalami kematangan secara fisiologis dan individu tersebut telah memiliki kemampuan bereproduksi. Pada masa ini, anak mulai menunjukkan ciri-ciri kelamin primer maupun sekunder. Pada remaja putra, ciri-ciri kelamin primer ditunjukkan dengan mulai matangnya testis, yang dapat menghasilkan sperma dan hormon kelamin pria (testorteron) yang diperlukan untuk perkembangan kelamin sekunder. Adapun perkembangan kelamin sekunder ditunjukkan dengan tumbuhnya jakun, kumis, jambang, dan rambut di sekitar alat kelamin luar, suara menjadi besar, pertambahan berat dan tinggi tubuh, dan dada tumbuh menjadi bidang. Pada remaja putri, ciri-ciri kelamin primer ditandai dengan ovarium mulai mengeluarkan sel telur (ovum) yang telah matang dan hormon estrogen serta progesteron. Jika sel telur yang matang tidak dibuahi, maka remaja putri akan mengalami menstruasi, sehingga menstruasi juga menjadi tanda kedewasaan bagi wanita. Ciri-ciri kelamin sekunder pada remaja putri, ditunjukkan dengan kulit menjadi halus, rambut di sekitar alat kelamin luar, tumbuh payudara (kelenjar mamae dimulai aktif) dan pinggul besar

D. Masa dewasa
Pada masa dewasa, pertumbuhan fisik sudah maksimal dan telah memiliki kematangan cara berpikir dan emosional. Biasanya, kondisi psikologis seseorang pada masa dewasa sudah mulai stabil dibanding pada masa remaja. Pada masa ini sudah mulai timbul keinginan untuk menikah dan memiliki keturunan. Bedasarkan fakta, perkembangan kedewasaan anak perempuan lebih cepat dibandingkan denga anak laki-laki.

E. Masa tua (manusia)
Masa tua disebut juga dengan masa manula. Pada masa ini terjadi penurunan kemampuan sel-sel tubuh. Masa manula memiliki ciri-ciri seperti berikut.
1) Organ-organ tubuh mulai berkurang kemampuannya.
2) Kulit tampak keriput.
3) Gigi mulai tanggal dan tidak tumbuh lagi.
4) Rambut kepala rontokdan penglihatan mulai tidak jelas lagi.
5) Pendengaran berkurang dan daya tahan tubuh melemah, sehingga mudah terserang penyakit
6) Pada wanita ditandai dengan menopause, yaitu berhentinya ovarium menghasilkan sel telur, sehingga tidak lagi mengalami haid atau menstruasi.

Artikel Terkait

0 Komentar Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Post a Comment

Back To Top